Diduga Asal Dikerjakan, Proyek PUBM Musirawas Dikeluhkan Warga

DATABICARA.COM, Musirawas – Pengerjaan proyek Peningkatan Jalan Padang Lengkuas – Rantau Kasih, Desa Lubuk Muda, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Muairawas, Provinsi Sumatera Selatan. Terkesan asal- asalan hingga dikeluhkan warga. Jum’at, (22/05).

Dilokasi, Pengerjaan proyek yang berada di dusun IV Padang Lengkuas yang dikerjakan oleh CV Parid Jaya, senilai Rp.735.000,000.- dengan volume kegiatan 515 meter, selama 180 hari kalender, belum rampung dikerjakan namun sudah mengalami kerusakan seperti retak -retak hingga mengelupas, bahkan tampak jelas saat pengerjaan tidak menggunakan besi serta plastik cor diduga tak sesuai dengan mekanisme yang ada.

Informasi dihimpun, Warga setempat menjelaskan, Saat pengerjaan pengecoran jalan tersebut aturan adukan /molen nya kurang begitu jelas. “Tidak jelas ukuranya baik Pasir, koral maupun semen, bahkan cenderung /molen nya hanya setengah Sak saja, sedangkan ukuran koral dan pasir hanya cangkul dan sekop”. ucap warga yang tidak mau menyebutkan namanya, (21/05).

Sementara Kepala Desa Lubuk muda, Mifta choiri, sapaan akrabnya mif, mengakui sangat kecewa dengan proyek yang di kerjakan oleh CV Parid Jaya. Bahkan lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam pengerjaan pihak kontraktor ataupun pihak PU BM Musirawas diduga lemah pengawasan serta kurang berkordinasi.

Mif berharap, Kepada Pemerintah Kabupaten Musirawas atau Instansi terkait agar dapat turun langsung ke Desa guna mengkroscek proyek yang dikerjakan pihak rekanan diduga asal – asalan, Dikhawatirkan kualitas proyek tersebut tidak sesuai dengan harapan.

“Hal ini sudah dilapor ke Wakil Bupati Musirawas dalam momen Video Conference (Vidcon) saat rapat staf khusus Pemerintah Kecamatan dengan Pemerintah Kabupaten, sedangkan proyek jalan ini Baru dikerjakan sekitar 19 hari lalu, yang sudah dikerjakan sekitar 373 M, denagn lebar 3,5 M dari Volume 515 M, artinya yang belum dikerjakan sekira 178 M lagi”. tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU BM, Azhari, saat hendak diwawancarai terkait proyek tersebut dirinya belum dapat ditemui. “Pak kadis nya tidak ada” ungkap penjaga pintu di Instasi terkait. (Redi MZ).

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment