Diduga Kegiatan Sarat KKN, Kabag Kesra Muratara Terkesan Lepas Tanggung Jawab 

DATABICARA.COM, Muratara – Tim tindak pidana korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK), Kepolisian serta inspektorat Kabupaten Musi Rawas Utara tampaknya harus turun dan kembali mengaudit khususnya dibidang bagian Kesejateraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatera Selatan, dengan Kegiatan Pengajian dan Istigosa terkesan dikorupsi. (11/01).

Berdasarkan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) dengan anggaran Rp.250.000.000.- tahun 2018, bahwa kegiatan tersebut semestinya dilaksanakan pada setiap Minggunya, jika dikalkulasikan berkisar 48 kali kegiatan, Namun kegiatan tersebut dalam kurun waktu satu tahun sebanyak sepuluh kali dilaksanakan, menurut informasi anggaran kegiatan tersebut terserap 100%, diduga selain kegiatan tidak sesuai rencana terkesan Sarat KKN.

Terpisah, saat ditemui awak media www.databicara.com Kepala Bagian Kesra Kabupaten Muratara H.Heruidin membenarkan bahwa kegiatan pengajian dan istghosa yang seharusnya dilakukan setiap minggunya hanya dilakukan sepuluh kali selama setahun.

“Sudah kita lakukan, itu hanya sepuluh kali saja selama tahun 2018, salah satunya di kecamatan Nibung yang kami lakukan kegiatan pengajian dan istighosa,” Akuinya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar pihak media dapat menemui tim teknis terkait kegiatan tersebut dibidangnya, “Tentang kegiatan pengajian dan istghosa, biar lebih jelas silakan temui PPTK nya”. pungkasnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan tersebuy belum dapat dijumpai hingga berita ditayangkan. (Joni).

Share this:

Related posts

Leave a Comment