Diduga Korupsi DD, Desa Mana Resmi Dilapor Ke Kejari

DATABICARA.COM, Lubuklinggau – Lembaga Intelijen Pers Reformasi Republik Indonesia (LIPER-RI) melaporkan Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2016, Desa Mana Resmi, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Dijelaskan Edison selaku Ketua Liper-RI Wilayah Musirawas, Lubuklinggau, Muratara pada Selasa, 24 september 2019 Laporan disampaikan kepihak penegak hukum berdasarkan kehendak masyarakat Desa Mana Resmi, saat itu Pengguna anggaran berinisial EKN, selaku Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa.

“Atas laporan masyarakat ke Lembaga kita, Untuk menindak lanjuti laporan ke APH yakni Kejaksaan Negeri”. sampainya.

Menurut dia, laporan tersebut atas dugaan kegiatan Pembangunan jalan serta Pengadaan Kambing terkesan ada permainan antar oknum, sebab kelompok tani tersebut hanya diduga tinggal nama.

“Pembuatan jalan Rabat Beton sepanjang 220 senilai Rp.1.16 juta. Pembuatan drainase sepanjang 900 meter, Rp.1.90 juta, dan Pembelian Kambing sebanyak 25 ekor, Rp.25 juta”. jelasnya.

Lanjutnya, Dirinya berharap pada pihak penegak hukum khususnya Kejaksaan Negeri Lubuklinggau agar dapat memproses secara tuntas terhadap Pengguna anggaran, “Kami mintah pada Kejari Lubuklinggau agar mengusut tuntas”. harapnya. (Ebied s).

Share this:

Related posts

Leave a Comment