Diduga Malpraktik, Pelayanan Puskesmas Muara Kati Dikeluhkan Warga

DATABICARA.COM, Musirawas – Seorang pasien berinisial ES dari Desa Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. Diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi obat yang diberikan oleh pihak Puskesmas Muara Kati, Jum’at, (26/06).

Berhasil diwawancarai suami Pasien berinisial ‘J’ warga Desa Lubuk Besar, menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 18 Juni 2020 lalu, Saat itu pasien berinisial ES ditemani suaminya berinisial J mengunjungi Puskesmas Muara Kati yang berniat hendak mengobati isterinya.

“Saya suami pasien sangat kecewa dengan kejadian ini, Memang benar isteri saya pada tanggal 18 Juni 2020 berobat di Puskesmas Muara Kati, saat itu saya sendiri yang mendampingi baik pendaftaran maupun diperiksa sekira pukul 10:00 Wib, Setelah itu kami diberikan kantong plastik kecil yang berisihkan Pil beberapa macam”. Ungkap J saat di kantor pengaduan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) di Kecamatan Muara Beliti.

Lebih lanjut J menjelaskan, “Sesampainya dirumah setelah makan, isteri saya langsung minum Pil itu dan saat itu belum ada reaksi, sekira delapan jam kemudian isteri saya memakan Pil lagi, selang beberapa waktu tiba-tiba isteri saya mengeluarkan busa atau berbui dari mulutnya, selajutnya, saya membawa isteri ke RS Siti Aisya, Saya Suami pasien mengharapkan keadilan dan pertanggung jawaban dari pihak Puskesmas Muara Kati” tambah J.

Menyikapi hal itu, Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) wilayah Provinsi Sumatera Selatan, Ali Mu’ap, mengatakan pada awak media bahwa pihaknya sangat menyayangi atas kejadian tersebut, Munurutnya, hal tersebut diluar aturan Menteri Kesehatan.

“Dan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga pasien, ini harus ditanggapi secara serius oleh Pemkab Mura, karena sudah terbukti ini diduga Mal Praktik (pelanggaran disiplin kedokteran) di Puskesmas Muara Kati, Ya paling tidak pemeriksaan pasien sampai bisa menunggu hasil Lab baru bisa memberi obat pada pasien”. tegasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Muara Kati ketika hendak dimintai keterangan terkait keluhan warga, dirinya sedang tidak berada ditempat. “Ibuk nya lagi rapat di Dinkes” ungkap salah satu petugas yang tidak menyebutkan namanya, hingga berita ditayangkan. (Jalal).

Share this:

Related posts

Leave a Comment