Diduga Oknum Pendamping PKH Lakukan Pungli ,Ibu Ibu Datangi Dinas Sosial

DATABICARA.COM ,Musi Rawas _Senin (22/07)  Puluhan Ibu ibu dari kelurahan muara kelingi kecamatan muara kelingi,  kabupaten musi rewas, hari ini datangi kantor Dinas sosial kabupaten musi rawas
 Adapun kedatangan rombongan ibu ibu l ini guna untuk memperjuangkan Hak mereka sebagai penerima dana Program Keluarga Harapan ()PKH, dalam hal itu adapun ibu ibu ini adalah yang biasa di sebut Keluarga Penerima Mandiri (KPM)
Adapun dalam tuntutan ibu ibu tersebut Adalah tentang tidak transparan nya pendamping tekait komponen yang mereka terima dan maraknya pungli baik itu dari pendamping
Program tersebut yang di duga di lakukan oleh Habibi dan pungli yang dilakukan Oleh istri nya Habibi yang berinisial S  selain itu buku tabungan dan Kartu beserta pin juga hampir seluruh nya di pegang oleh pendamping ungkap beberapa ibu ibu tersebut
 Di lanjutkannyq ” seharus nya buku tabungan Atm dan Pin itu adalah Hak dari KPM dan wajib dipegang olah masing masing angota  KPM, tidak cukup itu saja Habibi selaku Pendamping juga telah Melakukan penarikan uang tanpa di ketahui olah KPM dan kemudian di malam hari Baru membagikan uang tersebut dirumah nya Habibi  itu juga tanpa penjelasan terkait komponen yg seharus nya KPM terima,beber ibu ibu tersebut 
Sementara itu menangapi hal ini korkab PKH, pihak kordinator kabupaten Dede ( korkab PKH) menyayang kan kejadian ini
Di jelaskannya ” karna ini sudah kelewatan dan akan cepat kami berikan penindakan secara internal kami,  dan dalam waktu dekat kita akan berkordinasi dgn pihak kementrian yang membidangi PKH ungkapnya
Lanjutnya ”  Kami tidak akan tinggal diam bila mana ada kejadian seperti yang terjadi di kelurahan muara kelingi ini, jelas Pak dede tersebut
Dan disampaikanya lagi “bila mana ada permasalanhan yg serupa agar masyarakat terutama KPM cepat melapor ke Pihak kami supaya cepat kami tangani permasalahan itu dengan cepat ungkapnya
Hal serupa  di sampaikan oleh pihak dinas sosisial kabupaten musi rawas melalui pak Efan Kabid Limbangsos, ” kami sudah terima laporan atau pun pengaduan dari KPM dan sesegera mungkin kita akan mengatasi ini permasalahan ini ungkapnya dengan singkat
Untuk di ketahui di tahun 2019, komponen yang semestinya di Januari uang pokok atau uang induk 550.000. Ditambah komponen misalkan tangungan anak SMA Rp 2000,000.. Di bagi 4 termen jadi 500,000 + uang iduk 550,000 jumlah 1.050.000. Selanjunya di termen yang akan datang
Namun hal  itu cuma komponen saja untuk uang induk nya , karna uang pokok atau uang induk hanya 1 kali setahun di awal tahun (Andika /Red )

Share this:

Related posts

Leave a Comment