Diduga Pihak Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Pasang Patung  Porno Didepan Kantor

DATABICARA.COM, Lubuklinggau – Sangat disayangkan Kantor camat Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. yang dikenal dengan kantor pelayanan masyarakat harus tercoreng buruk lantaran halaman kantor tersebut  diduga terpasang sejumlah patung putri kerjaan yang tak layak lantaran dianggap Porno.

Pantauan wartawan Databicara.com saat berkunjung kekantor Camat Lubuklinggau Selatan I, Rabu (25/9)sekitar pukul 15.00 wib sangat terkejut saat tiba dihalaman kantor camat tersebut melihat dua buah patung putri kerjaan yakni patung Putri Mayang Sari dan Patung Dayang Surtini terlihat porno dengan tidak ditutupi dibagian buah dada pada patung Mayang Sari sehingga tampak jelas bagian tersebut seperti porno.

Sedangkan untuk patung dayang surtini tampak tidak sama sekali menggunakan kemban buatan seperti patung namun terlihat polos dan fulgar tanpa busana apapun sehingga terlihat porno dan tak layak dilihat.

Mada, seorang tokoh seni dan penggiat seni di Kota Lubuklinggau menyayangkan atas adanya patung porno tersebut apalagi lokasi patung diletakkan di taman halaman kantor Kecamatan yang seyogya adalah tempat pelayan masyarakat yang setiap hari dikunjungi.

“Saya sangat menyayangkan diduga adanya patung porno dihalaman kantor camat selatan I selain itu juga saya sangat menyayangkan dengan pihak kecamata yang kurang teliti dalam peletakan patung ini apakah layak atau tidak diletakkan dihalaman kantor”jelasnya.

Pria yang berhasil membuat karya batik untuk Kota Lubuklinggau ini juga mendesak dan berharap kepada pihak kecamatan untuk segera mengambil langkah agar patung tersebut untuk segera diperbaiki atau dihancurkan karena penempatannya tidak layak dan dianggap melecehkan.

“Kalaupun memang patung putri mayang sari ada yang porno ya diganti lagi dengan patung putri putri lain yang menggunakan kemban alias baju untuk menutupi aurat pornonya apalagi diletakkan dikantor camat, masih banyak kok patung asli Bumi Silampari yang layak ditampikan menjadi seni yang indah tanpa porno,” tutupnya.

Sementara itu Camat Lubuklinggau Selatan I, Sarjani saat dikonfirmasi melalui telpon membenarkan adanya patung tersebut dan sedikit porno namun pembuatan patung tersebut bukanlah jaman dirinya namuan jaman camat sebelumnya yakni bapak manai sofian.

“Patung itu dibuat oleh camat sebelum saya yakni pak manai sofian nah berdasarkan info yang saya terima bahwa patung ini dibuat oleh seorang penjaga kecamatan dimana pejaga tersebut membangunnya dengan dana pribadi bukan dana dari Pemerintah sehingga kami tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak enak hati kalau bangunan itu diroboh walaupun kami tau itu sedikit porno,” jelasnya.(Joni).

Share this:

Related posts

Leave a Comment