Dua Tahun Dianggarkan, Jembatan Gantung Sungai Pinang Dibongkar

DATABICARA.COM, Musirawas – Pada tahun 2017 dan 2018  lalu Pemerintah Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan, menganggarkan Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan, melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU-BM) Musirawas kegiatan tersebut dikerjakan, Kini dibongkar. Senin (04/03).

Diketahui, Pada tahun 2017 lalu Pembangunan Jembatan gantung tersebut dianggarkan berkisar Rp.1,2 Milliar. Menurut infomasi hanya dikerjakan pemasangan fondasi dan dua (II) pasang menara, Sedangkan tahun 2018 kegiatan tersebut dianggar senilai Rp.800 juta lebih untuk pekerjaan melengkapi kegiatan sebelumnya.

Informasi dihimpun awak media, kondisi jembatan gantung tidak dapat difungsikan untuk penyebrangan warga lagi, tampak beberapa pekerja tengah asik membongkar jembatan gantung tersebut, baik Lantai jembatan maupun pagar pengaman serta lainnya, tampak juga kondisi fondasi sudah mulai meretak, diduga  jembatan gantung tersebut gagal perencanaan baik bidang  Jarak bebas maupun tinggi banjir, diharapkan kepada pihak Penegak Hukum maupun Inspektorat Musirawas agar dapat turun langsung serta menindak lanjutinya.

Berhasil diwawancarai, Salah satu pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan mengenai kondisi jembatan gantung tersebut Pemerintah Kabupaten Musirawas sudah mengetahuinya, Pihaknya hanya bekerja membongkar jembatan gantung, menurutnya hal tersebut antisifasi jika air pasang agar tidak ikut hanyut, dijelasnya, Saat air pasang lalu jembatan gantung tersebut terendam air dan ada sebagian alat jembatan ikut berlalu.

“Baru sudah banjir, dari pada hanyut Kami hanya membongkar kalau masang entah kapan, dan Bupati (H Hendra Gunawan) pun sudah meninjau keadaan jembatan ini”. ujarnya.

Sementara Camat kecamatan Muara Lakitan Freewan Novio saat diwawancarai melalaui WhatsApp nya menuliskan terkait proyek pembangunan jembatan gantung pihaknya tidak begitu paham, dia menyarankan agar pihak Media bertanya langsung ke pihak PU BM saja.

“kalau aku ngak ikut mungkin staf, ke PU saja, nanti salah karena aku ngak paham teknis”. saran Camat.

Sementara itu, Dinas PU BM Musirawas. Insan Pers acap mengunjungi Kantor tersebut guna melakukan konfirmasi namun hingga ditayangkan berita pihaknya belum dapat dijumpai. (Ebied s).

Share this:

Related posts

Leave a Comment