Dugaan Korupsi, Bapak Lapor Dishub Mura Ke Kejaksaan 

DATABICARA.COM, Lubuklinggau – Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Pemuda Anti Korupsi (LSM-BAPAK) mendatangi  Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau guna melaporkan kegiatan Dinas Perhubungan Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, Diduga telah melakukan tindak pidana korupsi. Kamis (03/01).

Hal itu diungkapkan ketua LSM BAPAK Kota Lubuklinggau Sony  saat ditemui di Kejaksaan Negeri menjelaskan, Setelah pihaknya melakukan investigasi dilapangan mengumpulkan sejumlah bukti dan langsung mendatangi kantor kejaksaan negeri Lubuklinggau untuk melaporkan Dinas perhubungan yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dengan tema kegiatan pengaadaan rumah rumahan dan acsesoris di tahun 2017 dan 2018.

“Diduga kuat kegiatan yang kami laporkan ini semuanya fiktif dan adanya tindak pidana korupsi yang merugikan Negera mencapai ratusan juta,” jelasnya.

Soni juga mengatakan kegiatan yang dilaporkan yakni pengadaan rumah rumahan dan acesoris pada kendaaran mobil operasional  Kepala Desa pada tahun 2017 dan 2018 yang anggarannya dua item kegiatan ini mencapai kurang lebih Rp.800 juta.

“Adapun tindak pidana yang diduga dikorupsi oleh Pejabat Pelaksana teknis kegiatan PPTK dan Kepala Dinas Perhubungan diantaranya melakukan mark-up anggaran  dimana anggara kegiatan pengadaan rumah rumahan dan acesseris pada tahun 2018 tersebut berjumlah Rp.350 juta lebih namun tidak teralisasi sempurna  dan pada 2017 berjumlah Rp.250 juta juga ada tindak pidana korupsinya”.

Bukan hanya itu saja, berdasarkan temuan  tim LSM BAPAK diduga kuat PPTK melakukan pengurangan volume alat dengan menggunakan bahan yang tipis dan tidak standar baik atap maupun acesoris di tempel di mobil operasional kades dan yang paling penting ada sejumlah alat acesoris belum dibagikan.

“Banyak sekali temuan kita yang diduga dikorupsi mulai dari volume harga acesoris yang tidak dibagi bahkan dugaan adanya pungutan liar dengan meminta sejumlah uang kepada kepala desa jika ingin memiliki kendaraan operasional Desa tersebut,”tegasnya.

Untuk itu dirinya berharap kepada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk segera mempelajari dan memeriksa Dinas perhubungan Mura terkait laporan yang pihaknya sampaikan Menurutnya, jangan sampai uang negara habis dimakan para oknum yang memiliki kepentingan pribadi. (Joni).

Share this:

Related posts

Leave a Comment