Jamban “Bugil” Gaya Perkim

DATABICARA.COM, Musirawas – Ternyata, di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan. ada Jamban. “Bugil”, alias Transparan atau tidak disertai dinding dan atap pelindung dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Musirawas.

Satu (1) unit untuk Pembangunan jamban serta septik tang, dengan luas sekira 2 meter itu menelan biaya sekitar Rp.8,6 juta, yang terletak di Kelurahan P2 Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Musirawas.

Informasi dihimpun, jamban yang dibangun gaya bugil itu berjumlah sekitar 50 unit yang tersebar di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.

Menurut Tono, didampingi kerabatnya saat dibincangi atas Pembangunan jamban senilai itu, dirinya mengelengkan kepala. “Saya ini kepala tukang, kalu untuk pembuatan jamban seperti itu cukup dengan biaya Rp 2,5 juta”. Lanjutnya dia,  kalau bahasa kami itu bukan jamban melainkan .” Kakus bugil, terlihat transparan, emang yang mau..Red itu ayam,” katanya.

Terkait persoalan ini, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Mirwani, sewaktu ditemui dikantornya untuk diwawancarai, Senin (9/5) sedang tidak ada ditempat, begitu juga Kepala Dinas Perkim Mura, Nito Mahfilindo lagi rapat.

“Setahu, saya PPTK nya itu Mirwan, dan beliau sudah hampir sebulan lebih tidak masuk kantor, sedangkan soal pembangunan kami sudah mengetahuinya,” ujar Oknum PNS yang namanya tidak mau disebutkan.

Diketahui, Pembangunan jamban itu tersebar dibeberapa Kecamatan di Musi Rawas, melalui biaya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019, beserta biaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler dan Afirmasi, dengan total dana sekitar Rp 5,2 milyar.

Adapun uraianya, total biaya dari APBD sekitar Rp 915 juta, pada Kegiatan pembangunan tangki septik skala indvidual perdesaan, dilaksanakan melalui Rekanan yang berbeda, yang terbagi menjadi 4 paket tender dengan masing – masing dana Rp 228 juta.

Sementara, dari DAK – Afirmasi sekitar Rp 2,7 milyar, pada Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana air limbah dosmetik dan dikerjakan secara Swakelola, sedangkan dari DAK – Reguler senilai Rp 1,6 milyar, pada Kegiatan pekerjaan pembangunan tangki septik, dan pelaksanaanya melalui Swakelola. (Ebied S).

Share this:

Related posts

Leave a Comment