Jembatan 30 Milyar Dipasang Lampu Dan Tiang Bekas

DATABICARA.COM, Lubuklinggau – Jembatan Batu Urip Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau timur I, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan. dibangun pada tahun 2017 lalu yang menelan anggaran senilai Rp 30 Milyar Dan seharusnya jembatan tersebut terlihat indah, namun kini malah terkesan merusak pemandangan.

Pasalnya, Jembatan tersebut dipasang oleh pihak Dinas Perumahan dan Pemukiman (DISPERKIM) tiang dan lampu jalan yang menggunakan bahan bekas atau seken. Selasa (25/2).

Pantauan wartawan www.databicara.com pemasangan tiang bekas di jembatan tersebut berjumlah empat tiang, dimana setiap tiang diduga menggunakan lampu bekas serta saat pengerjaan pengelasan sangat dikhwatirkan akan roboh saat dipasang tiang-tiang tersebut.

Sementara Kepala Dinas Perkim Trisko melalui Kepala Bidang Listrik, Misno Sarma membenar adanya pemasangan lampu dan tiang listrik bekas atau seken tersebut dilakukan atas dasar insiatif pihaknya karena kasian atas permintaan warga setempat saat musrenbang agar jembatan tersebut dipasang lampu jalan.

“Benar kita pasang tiang dan lampu bekas hal itu atas permintaan warga saat musrenbang bahwa mereka minta pasang lampu di sepanjang jembatan yang nilai bangunannya mencapai Rp 30 Milyar,” jelasnya.

Misno juga mengatakan bahwa tiang bekas tersebut diperolehnya dari jalan lingkar selatan tepatnya di jalan arah bandara dan tiang tersebut sudah disimpan selama enam bulan di kantor disperkim dan pencambutannya sendiri dilakukan pihak rekanan.

“Kita pasang karena mubazir tiangnya dari pada rusak saja lebih baik pasang disini aja kan bisa mengurangi anggaran yang ada untuk pemasangan lampu di jalan jembatan ini lebih baik menggunakan bahan bekas dan menurut aturan juga diharuskan menggunakan bahan bekas yang sekiranya masih layak pakai,” tegasnya.(Joni).

Share this:

Related posts

Leave a Comment