Kendaraan Lebihi Kapasitas 8 Ton, Adi Winata : Tangkap 

DATABICARA.COM, Musirawas – Dinas Perhubungan Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. Terkesan kurangnya melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melebih kapasitas muatan angkutan, seperti dari Kecamatan Tua Negeri hingga Ke Kecamatan BTS Ulu. Kamis, (15/08).

Pantauan awak media, terlihat Kendaraan – Kendaraan yang diduga melebihi kapasitas tersebut sedang melewati jalan Lintas Kabupaten persisnya disimpang tiga Temelat yang mengarah ke Kecamatan BTS Ulu.

Berhasil diwawancarai Kepala Dinas Perhubungan Musirawas Adi Winata diruang kerjanya mengatakan, Terkait kendaraan yang melebihi kapasitas diwilayah Musirawas memang sering dilalui selain truk pengangkut sawit, dilintasi juga kendaraan Tangki minyak PT. Sele Raya.

“Memang sering dilalui kendaraan Bermuatan seperti Truk pengangkut Sawit dan tangki minyak, itu Milik PT. Sele Raya”. Akuinya.

Menurut Adi Winata, Jalan tersebut masih bagian Kabupaten Musirawas, tapi sudah diusulkan ke Provinsi Sumatera Selatan  Masih dalam proses, dijelaskannya lagi, terkait Maxsimal tonase di Kabupaten Musirawas hanya 8 Ton.

“Nah mengenai PT. Sele Raya sudah ada Semacam perjanjian kerjasama, Bukti nya PT Itu pernah Bantu 6,5 milyar untuk perbaikan jalan, Kendaraan yang lewat pun bebas tidak ada batasan baik siang maupun malam”. Paparnya.

Selanjutnya, Mengenai kendaraan yang melewati jalan diwilayah Musirawas melebihi 8 ton bagi siapa saja tanpa terkecuali berhak melapor dan menangkapnya, ” Untuk pembayaran retribusi Itu ketentuanya sebesar Rp 4500, tidak boleh lebih, Dan Bila ada kendaraan yang melebihi kapasitas 8 ton maka tangkap, Siapapun berhak menangkap dan menghentikan bukan hanya pihak perhubungan, seperti menangkap maling, masak ada maling didepan kita nunggu polisi, keburu lari” tutup Kadishub dengan santai. (Redi/Pebri).

Share this:

Related posts

Leave a Comment