LSM PPD Desak Kejaksaan Periksa Kadis Pariwisata Muratara

DATABICARA.COM, Muratara – Diduga telah melakukan tindakan menyimpang dari beberapa kegiatan di Dinas Pariwisata pada Tahun Anggaran 2019. Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Pembangunan Daerah (LSM PPD) mendatangi Kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk menanyakan tindak lanjut laporan dan mendesak pihak penyidik kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk memanggil serta memeriksa Oknum Kepala Dinas. Selasa, (21/04).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua LSM PPD, Herdianto mengatakan bahwa berdasarkan hasil temuan dan investigasi terhadap kegiatan yang dirinya laporkan tersebut diantaranya yakni pembangunan Pelantaran Danau Rayo Festival Danau Rayo Fetival Bujang Gadis dan kegiatan rutin kantor yang diduga jadi ajang korupsi sang kepala dinas bersama oknum oknum staf di Dinas Pariwisata.

“Ada sejumlah item kegiatan yang kita laporkan ke pihak kejaksaan, karena berdasarkan hasil investigasi kami banyak sekali dugaan mark-up dan korupsi yang dilakukan oleh oknum di Dinas terkait, semua bukti photo serta berkas lainnya sudah kami lampirkan untuk meyakini pihak penyidik,” jelasnya.

Herdianto juga mengatakan bahwa dengan data data yang ada sebagai bukti awal sudah sangat diyakini mampu menyeret sang pengelola  beserta oknum yang terlibat.

“kalau kami meyakini apa yang kami laporkan sudah layak untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan, tinggal pihak penyidik lagi yang lebih menela’ah lebih rinci kegiatan yang diduga dikorupsi”ujarnya.

Maka dari itu, dirinya berharap dan mendesak pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk segera memanggil dan memeriksa oknum yang terkait didalamnya, jangan sampai Negara terutama Kabupaten Muratara lebih banyak lagi rugi lantaran anggaran yang semestinya betul betul bermanfaat untuk orang banyak diduga menjadi ajang korupsi untuk kepentingan pribadi.

“Kami minta pihak APH sesegera mungkin memanggil dan memeriksa oknum oknum ini jangan sampai ada kerugian lagi akibat kepentingan pribadi dengan cara melakukan tindak pidana korupsi pada kegiatan yang ada di Dinas Pariwisata”. tegasnya.

Sementara itu, terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muaratara Hj.Titin Martini saat dikonfirmasi melalui pesan Whats App mengenai laporan yang disampaikan oleh LSM PPD tersebut, hanya bungkam dan pesan Whats App hanya di baca saja tanpa ada klarifikasi sedikitpun, hingga berita ditayangkan. (Joni).

Share this:

Related posts

Leave a Comment