Miris, Bagunan RKB Mulai Rusak, Gaji Penjaga Belum Dibayar

DATABICARA.COM, Musirawas – Pemerintah Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. melalui Dinas Pendidikan Musirawas menganggarkan proyek Pembangunan tiga (3) Ruang Kelas Baru (RKB) TA 2019 di SMP Negeri Ciptodadi yang di kerjakan oleh CV Majapahit dengan nilai Rp.500.- juta lebih. Sudah mengalami kerusakan. Senin, (20/04).

Informasi dihimpun awak media, bahwa kondisi gedung SMP Negeri Ciptodadi yang baru saja dibangun sudah mengalami kerusakan seperti Lantai dibagian luar maupun dalam sudah peca-pecah, Cat sudah banyak yang mengelupas dan dinding mulai retak -retak begitu juga dengan Pintu dan Jendela yang mulai mengalami kerusakan.

Sedangkan, menurut peraturan perundang – undangan bahwa Persyaratan Teknis pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan harus mengacuh pada teknis rumah dan bangunan gedung sehingga tahan gempa serta sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Diduga pembangunan gedung SMP Negeri Ciptodadi diduga gagal kontrusi.

Sementara, Jupri selaku penjaga sekolah sekaligus merangkap menjaga material bangunan saat pengerjaan RKB mengeluhkan bahwa sisa honornya senilai 1,5 juta lagi belum dibayar oleh pihak rekanan. “Sejak berdiri bangunan itu pemborongnya tidak perna datang lagi, bahkan gaji saya 1,5 juta lagi belum dibayar oleh pemborong”. keluhnya sembari mengungkapkan “Seperti itu kondisi bangunan” ujarnya.

Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Yadi, mengatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat teguran pada pihak rekanan untuk melakukan perbaikan gedung SMP Negeri tersebut, Menurut Yadi, jika sampai tiga (3) kali tidak diindahkan oleh pihak rekanan, secara terpaksa pihaknya mengambil alih untuk pencairkan anggaran senilai 5% guna perbaikan gedung serta memblacklist perusahaan tesebut.

“Kita sudah layangkan surat pertama ke rekanan untuk melakukan perbaikan, jika tidak diindahkan kita buat surat kedua dan ketiga dan jika sedemikian, kita ambil alih untuk dicairkan jamin pemeliharaan 5% dari nilai kontrak dan memblacklist nya”. Tegasnya.

Selanjutnya ia juga menegaskan, mengenai lantai sekolah jenis keramik beserta mobiler SMP Negeri tersebut memang tidak ada dalam RAB.

“Dikerjakan oleh Cv Majapait, dengan nilai Rp.5.16.000.000.- untuk 3 RKB dan kalau Keramik dengan mobiller anggaranya tidak cukup, rencananya akan dianggarkan tahun ini (2020)”. tutupnya. (Ebied S).

Share this:

Related posts

Leave a Comment