Patut Dicurigai, Kades Nawangsasi Sulit Ditemui 

DATABICARA.COM, Musirawas – Salah satu tata tertib Pemerintahan Desa haruslah Akuntable, Transparan, Profesional, Efektif dan Efisien, bersih, serta bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) agar dapat menjalin kerjasama dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Desa, dengan cara memberikan informasi kepada publik. Rabu, Rabu, (22/04).

Namun lain yang terjadi di Desa C Nawangsasi, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. informasi dihimpun dari beberapa Lembaga maupun insan pres salah satunya, Ketua Lembaga Intelijen Pers Repormasi Republik Indonesia (Liper-RI), M. Edison, Mengeluhkan bahwa Kepala Desa C Nawangsasi susah ditemui.

Menurut Edison, pihaknya sudah baberapa kali melakukan kunjungan ke kantor Desa C Nawangsasi namun Kades tersebut tidak pernah ada ditempat, padahal LSM adalah mitra kerja Pemerintah sekaligus kontrol sosial.

“Sudah sering kesana (Desa C Nawangsasi) tapi tidak pernah ketemu, Kalau bersih kenapa harus takut, ada apa ?, tentunya hal ini jadi PR kami. “. tanyanya.

Demi memberi informasi yang falid kepada publik, Setiap orang yang mengelola atau menggunakan uang Negara itu harus diawasi pelaksanaannya, dan harusnya sebagai Kades jangan alergi terhadap Pers dan Lsm, harus transparan baik dalam memberikan informasi maupun penggunaan anggaran, selain itu, pihaknya juga berharap pada Instansi yang berwenang didalamnya agar dapat bertindak tegas.

“Kades jarang ngantor itu Jelas Sudah menyalahi aturan baik kedisplinan kerja maupun UU keterbukaan informasi publik (KIP) No 14 tahun 2008, yang seharusnya Kades selalu siap untuk melayani masyarakat selalu berada di kantor pada jam kerja, Karena Kades sudah dibayar oleh Negara yang berasal dari uang rakyat, kami minta agar Pemkab memberi sanksi terhadap Kades jarang ngantor” tegasnya.

Sementara berhasil diwawancarai Salah satu staf kantor Desa C Nawangsasi, Tugimin, yang menjabat di Bidang Kemasyarakatan Desa, Mengakui bahwa Kepala Desa (Kades) C Nawangsasi jarang ada di Kantor Desa, Menurut Tugimin, Dalam satu minggu Kepala Desa tersebut untung sehari yang hadir Dan itu cuma sebentar.

“Hari Senin saja, tapi kadang – kadang se Minggu 2 sampai 3 kali masuk kantor sebentar pergi lagi, ngak tahu lah Pak”. ungkapnya. (22/04).

Sementara Kepala Desa C Nawangsasi, Sungkowo, saat dihubungi melalui hendpone pribadinya namun tidak diangkat -angkat, hingga berita ditayangkan. (Ebied s).

Share this:

Related posts

Leave a Comment