Akibat Laporan Palsu,Dina Diciduk Polisi

DATABICARA.COM ,Lubuklinggau – Pada hari jumat (8/2)Telah diamankan 1 (satu) orang Tersangka jenis kelamin Perempuan yang terbukti melakukan tindak pidana  Keterangan Palsu sebagaimana dimaksud Pasal 242 KUHP dan atau tindak pidana Pemalsuan Surat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP
Pasalnya ” Dasar Laporan Polisi : LPA  / 04 / II / 2019 / Sumsel / Res Linggau / Sek Utara, tanggal 08 Februari 2019 atas laporan BRIGPOL TONI HENDRIKSON SIANTURI Anggota unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara
Adapun modus yang di lakukan jum’at (1/2) datang seorang berinisial D ke kantor Polsek Lubuklinggau Utara melaporkan bahwa dia  telah mengalami tindak pidana Pencurian Dengan Disertai Kekerasan (BEGAL) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP yang terjadi pada hari Senin tanggal 28 Januari 2019 sekitar pukul 17.00 wib di Jalan Malus Keurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara kota lubuklinggau sumatera selatan
berdasarkan bukti laporan Nomor LPB / 15 / II / 2019 / Sumsel / Res Linggau / Sek Utara, tanggal 01 Februari 2019 dan Pelaku saat itu melaporkan bahwa ketika pulang dari Malus bersama-sama dengan temannya yang bernama KASRI Alias AYUK AYI dihadang oleh 2 (dua) orang Laki-Laki yang tidak dikenal 
dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Vixion tanpa Nopol dan langsung mengambil paksa sepeda motor Honda Beat Nopol BG 2698 HAB warna Hitam berikut STNK asli disimpan di dalam Jok sepeda motor, Dompet berisikan uang tunai sebesar Rp. 1.300.000,- dan 1 unit Handphonenya dan saat itu Pelaku melaporkan mengalami kerugian sebesar Rp. 17.000.000,
Setelah Angota res merasa ada yang janggal dengan laporan tersebut melakukan penyelidikan berdasarkan laporan oleh inisial D tersebut dari laporan  anggota res merasa ada kejanggalan Berawal dari proses Penyelidikan yang dipimpin oleh  AIPTU HERMAWAN SUSANTO bersama-sama 3 Personil Reskrim lainnya melakukan Interogasi terhadap Saksi yang dicantumkan oleh Pelaku di dalam laporan polisi 365 atas nama KASRI Alias AYUK AYI dan hasil interogasi
Dari hasil introgasi yersebut bahwa sama sekali KASRI Alias AYI Binti SAJURI tidak pernah menemani Pelaku DINA pergi ke Malus dan tidak pernah mengalani Penodongan (BEGAL) sehingga langsung dilakukan Pemeriksaan terhadap Saksi KASRI Alias AYI Binti SAJURI dan langsung diterbitkan Laporan Polisi Model A lalu setelah itu langsung dilakukan Penangkapan terhadap Tersangka DINA Alias TO Binti TOMI di rumahnya tanpa melakukan perlawanan
Dan Saat dilakukan Pemeriksaan Tersangka mengakui perbuatannya bahwa dia melakukan itu semua karena disuruh oleh orang yang bernama KOKO AMIN dan Tersangka mendapatkan upah sebesar Rp. 700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah) dan diiming-imingi oleh koko (red 01)

Share this:

Related posts

Leave a Comment