Pengelolaan BUMDes Desa R Rejosari Dinilai Janggal

DATABICARA.COM, Musirawas – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan usaha Desa yang dikelola sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa, yang ditetapkan dengan Peraturan Desa serta berbadan hukum. Namun lain Pengelolaan BUMDes Desa R Rejosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. Dari tahun 2016 hingga 2019 Dinilai “Janggal”. Senin, (08/07).

Berhasil diwawancarai Ketua Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Wilaya Provinsi Sumatera Selatan. Ali Mu’ap Melalui Sekretaris nya Jhoni Marsis menceritakan, bahwa dalam pemantauan Tim nya di Desa R Rejosari banyak ditemukan kejanggalan baik pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD).

Menurut Jhoni, salah satunya yakni kegiatan Pengelolaan BUMDes sejak tahun 2016 hingga 2019 terkesan tidak ada kejelasan, sebab kegiatan tersebut hingga sekarang belum dapat menghasilkan apapun.

“Dari tahun 2016-2019 dalam pengelolaan Dana Bumdes Desa Rejosari itu kurang jelas atau tidak ada keuntung dari usaha Bumdes, apalagi bahan habis pakai BUMDes”. ujar Jhoni.

Ditambah Jhoni, Menurut informasi dari Masyarakat setempat sejak kepala Desa R Rejosari menjabat sudah 2 (dua) orang menjadi kepala Manajemen BUMDes tanpa alasan yang jelas mengundurkan diri.

“Kami tau betul sebelum dia menjabat Kades”. sampai Jhoni tiru ungkapan warga.

Dikatakan Jhoni, Menurut Kepala Desa R Rejosari saat diwawancara oleh tim L-KPK dirinya menyampaikan bahwa seluruh kegiatan di Desanya sudah sesuai dengan Prosedur.

“Semua sudah sesuai dengan Prosedur dan itu sudah diaudit dari pihak Insfektorat Kabupaten Mura dan Intansi yang terkait tapi mereka tidak ada temuan di Bumdes di Desa kami”. Ucap Jhoni

Jhoni berharap kepada pihak yang berwenang dalam Pengelolaan Dana Desa agar dapat segera mengaudit Penggunaan Dana Desa (DD) atau pun Alokasi Dana Desa (ADD) Desa R Rejosari, “Agar Pihak Penegak hukum dapat segera mengaudit ADD atau DD Desa R Rejosari”. Pinta Jhoni.

Kepala Desa R Rejosari, Kecamatan Purwodadi, Yunius saat hendak diwawancarai terkait Pengelolaan BUMDes melalui Hendpone Pribadinya belum ada tangapan, hingga berita ditayangkan. (Ebied).

Share this:

Related posts

Leave a Comment