PHK “Sepihak”Jalani Mediasi, Kuasa Hukum Komar Minta Kejelasan 

DATABICARA.COM, Musirawas – Berdasarkan Laporan Komar (46) selaku karyawan (Security) PT PHML Wilayah Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. Diduga di PHK secara sepihak, Jalani Mediasi. Senin (20/05).

Tampak hadir dalam acara tersebut selain pihak Disnakertrans dan pihak PT PHML hadir juga dari Dinas PMD Musirawas dan beberapa Keluarga Komar (Karyawan) beserta Kuasa hukumnya.

Karena perwakilan PT PHML yang hadir tidak bisa memberi keputusan, maka Mediasi Putus Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh pihak PT Perkebunan Hasil Musi Lestari (PHML) belum menemui kejelasan. Mediasi tersebut difasilitasi oleh Disnakertrans Musirawas Dan ditunda akan dilanjutkan pada tanggal 28 Mei 2019 mendatang di kantor PT PHML.

Dalam mediasi Komar didampingi kuasa hukumnya, Elvis Prisli, Menuntut permasalahan yang sama yakni meminta kejelasan mengenai PHK sepihak. Karena apa yang dilakukan pihak perusahaan dinilai menyalahi aturan dan mengada-ada dalam melakukan PHK tersebut.

“Kami meminta kejelasan kepada pihak PT PHML, apa alasan mereka melakukan PHK secara sepihak, jika dilihat dari alasan yang dilakukan tidak masuk akal, karena dalam surat PHK itu tertera keterangan jika saudara Komar mengundurkan diri,” kata Elvis Prisli.

Menanggapi mediasi yang  belum menemui kejesalan tersebut, dirinya meminta kepada pihak PT PHML untuk menghadirkan perwakilan yang bisa memberi keputusan, agar permasalah tersebut bisa segera terselesaikan.

“Ya kita harap pada tanggal 28 nanti masalah tersebut sudah ada kejelasan, jangan sampai masalah ini berlarut-larut,” harapnya.

Semetara itu, mewakili pihak Perusahaan PT PHML Horas  mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa memberi keputusan, karena dirinya hanya menjadi utusan pihak PT PHML.

“Kami hanya mendapat mandat dari atasan, mengenai keputusan kita tidak mempunyai wewenang, Setelah kita menelpon atasan, maka mendapat perintah jika mediasi akan dilakukan lagi pada tanggal 28 nanti,” tutupnya.

Selain itu, dalam berita acara perundingan yang dikeluarkan pihak Disnaker tertulis “Berdasarkan ketentuan pasal 13 ayat (1) undang-undang not 2 tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial, antara pihak pengusaha dan pihak pekerja/buruh telah tercapai kesepakatan penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediasi sebagai berikut.

Pihak pengusaha dan pihak pekerja sepakat mengadakan perundingan Bipartit pada hari Selasa, tanggal 28 Mei 2019 mendatang sekira jam 09.00 Wib bertempat di kantor Estate PT PHML. Dan pengusahan pengusaha wajib melapor hasil perundingan Bipartit ke dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Rawas, paling lambat tanggal 10 Juni 2019 mendatang. (Ebied s).

Share this:

Related posts

Leave a Comment