Polsek Linggau Barat Tangkap 4 Pelaku Pemerasan

DATABICARA.COM, Lubuklinggau – Na’as yang dialami oleh Muhadi alias Muh (31) warga jalan Desa Sumber Harapan, RT 04, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan. (20/12).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono S.I.K MH melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Sofyan Hadi membenarkan, bahwa adanya penangkapan terhadap empat pelaku pemerasan diantaranya Mega (21), Andi Sutiono (22), Apiyondi alias Pion (22), ketiganya warga Jalan Depati Said, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, sementara Pelaku berikutnya Redo Tomi Saputra (25) Warga jalan Bangka RT 03, Kelurahan Linggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau.

Penangkapan tersebut karena keempat pelaku telah melakukan pemerasan terhadap Muhadi, Pada hari jumat tanggal 07 Desember 2018 sekira jam 17.30 WIB korban berkenalan dengan saudari Mega melalui medsos Wechat, kemudian dari hasil perkenalan tersebut saudari Mega mejajakan diri untuk kencan.

Lalu, pelaku dan korban berjanjian untuk pesan hotel, setelah masuk kekamar tiba-tiba didatangi oleh tiga (3) orang laki-laki tidak dikenal, yaitu AN mengaku sebagai suami dari MG dan pelaku TI mengaku sebagai Polisi serta saudara PN merupakan teman pelaku. Atas kejadian tersebut korban langsung diminta sejumlah uang sebesar RP.5.000.000.- ( lima juta rupiah) apabila tidak bisa memberi uang korban diancam akan dibawah kekantor Polisi.

Setelah mendapat informasi Pada hari Rabu tanggal 19 Desember 2018 sekira jam 15.30 WIB Unit Reskrim Lubuklinggau barat langsung melakukan penyelidikan”,ujarnya.

Diketahui, Perempuan atas nama Mega tinggal di Kelurahan Siderjo langsung dilakukan pengerbekan rumah Mega dan dapat diamankan selanjutnyaya dilakukan pemancingan pada saudara Andi yang merupakan suami saudari Mega untuk menyerah sepeda motor korban tersebut dengan memberikan uang tebusan sebesar Rp.5 juta guna menukar sepeda motor milik korban yang diamakan oleh pelaku dan pelaku atas nama Andi menyuruh korban mengantar uang tersebut di indomaret tepatnya di Kelurahan Lubuk Aman dan pelaku bersama temannya atas nama Apriyono alias Pion berhasil ditangkap.

Pada hari selasa tanggal 18 Desember 2018 sekira jam 21.00 wib rombongan pelaku melakukan perbuatan yang sama yaitu mengajak ketemu di stasiun meminta uang kembali pada korban karna tidak bisa memberikan uang kendraaan korban dibawa oleh rombongan pelaku”. ungkapnya.

Selanjutnya, untuk mengembang indikasi prostitusi jaringan sosmed keempat pelaku diamankan di Polsek Lubuklinggau Barat, dengan mengamankan barang bukti diantaranya.

2 (dua) buah cincin emas seberat 3 gram, Sepasang anting-anting emas seberat 1 gram, 1 (satu) buah HP jenis Mito warna hitam, 1 (satu) unit sepeda motor honda supra X 125, 1 ( satu ) unit sepeda motor Honda Bead dan seperangkat alat bong (alat penghisap sabu) yang ditemukan dirumah pelaku atas nama Mega” Tutupnya. (Red-01).

Share this:

Related posts

Leave a Comment