Rehabilitasi SMPN Lubuk Tua Diduga Tabrak Aturan 

DATABICARA.COM, Musi Rawas -Pengerjaan rehabilitasi Ruang kelas di SMP Negeri Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan. Yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2020 secara Swakelola dengan volume enam (6) ruang selama 180 hari Kalender, Diduga tidak sesuai Penunjuk Teknis (Juknis). Selasa, (14/09/2020).

Berdasarkan informasi dari Masyarakat dan Dilokasi, Papan Pengumuman kegiatan Rehabilitasi ruang kelas terpasang rapi dibagian belakang sekolah tersebut, Namun disitu tidak tertuliskan nilai anggaran rehabilitasi gedung tersebut, hingga terkesan dalam kegiatan tersebut diduga kuat jadi ajang bancakan.

Informasi didapat, Ismail, kepala tukang dalam kegiatan menjelaskan bahwa mereka bekerja hanya berdasrkan penjelasan atau arahan dari oknum Kepala Sekolah saja.

“Untuk acuan kerja diarahkan oleh Kepsek, Tapi gambar acuan itu dibawanya pulang, tidak ditinggal disini”ungkapnya.

Lebih lanjut Ismail menjelaskan, bahwa pihaknya hanyalah pekerja harian dari oknum Pemborong yang berasal dari Kecamatan Sumberharta.

“Kegiatan ini diborongkan kepada Pak Moko orang Sumberharta, Kami dari Desa Sukakarya Kecamatan STL Ulu Terawas, Paling ada 1 hingga 2 orang penduduk sini, kalau Gaji kami dibayar secara harian sama pemborong, Kepala tukang dibayar Rp.150,000.-/hari, Kuli atau Kenek dibayar Rp.80,000.- /hari”. Akui Ismail.

Sementara Kepala Sekolah, Rasiman, saat hendak ditemui dirinya tidak berada ditempat, Sangat disayangkan, Ketika dihubungi melalui telpon gengamnya dengan no 08127377XXXX atau WhatsApp nya, Aktip namun tidak ada jawaban, hingga berita ditayangkan. (Redi MZ).

Share this:

Related posts

Leave a Comment