Selain Bebas KKN, Dishub Mura Berikan Kenyamanan Bagi Supir Uji Kendaraan 

DATABICARA.COM, Musirawas – Demi kenyamanan kendaran, pickup dan dumtruck, dan bagi sopir yang ingin melakukan pengujian kendaraan bermotor, agar dalam beroperasi kendaraan para sopir merasa nyaman dan tidak ada kendala di perjalanan, Pemerintah kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan melalui UPT Balai Pengujian kendaran bermotor selalu siap melayani untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor (PKB) dengan S3, Salam, Senyum, Sapa. Senin (05/08).

Dari pantauan wartawan media ini, memang sangat terbukti 3S, sangat dipergunakan para petugas di UPTD Pengujian kendaraan bermotor. Dan memang semua Fasilitas untuk pengujian kendaraan bermotor tersebut sudah sangat canggih dan sistem Robotics.

Menurut penjelasan Kepala UPT pengujian kendaraan bermotor Dishub Musirawas, Abdur Rasyid mengungkapkan, bahwa Kantor dan pelayanan, peralatan pengujian sudah sangat canggih seperti, alat uji emisi untuk CoHc (bensin/premium), Smoke (solar), highlight (lampu utama), Side slipe (kuncup ban depan), dan exleloade (timbangan), serta Brake (Rem) semuanya sudah sangat canggih dan sistem Robotics.

“Semua alat pengujian kendaraan tersebut sudah sangat canggih dan sistem Robotics, tentunya saat pengujian kendaraan tersebut tidak ada yang dapat direkayasa, dan juga hasil pengujiannya sudah terekam di sistem komputerisasi. Dan setelah selesai semua pengujian, akan keluar secara langsung dan dapat dilihat prin out nya”. Jelas Rasyid.

Seandainya, saat akan berlangsungnya pengujian tersebut, kendaraan yang akan diuji mengalami kendala seperti, knalpot yang bising, emisi yang tidak standar, lampu utama yang kurang terang atau putus, rem serta ban yang tidak standar, maka petugas pengujian akan membuat surat agar supir tersebut dapat memperbaiki terlebih dahulu kekurangan kendaraan yang akan di uji tersebut.

Serta diberikan waktu satu minggu agar supir dapat memperbaiki kekurangan kendaraan yang diuji. Apabila kendaraan tersebut sudah dalam kondisi baik maka, supir tersebut dapat melakukan pengujian kendaraannya di UPT pengujian kendaraan bermotor Dishub Mura.

“Bagi kendaraan yang kurang baik, dan banyak masalah di kendaraannya seperti, rem, lampu utama dan emisi (knalpot yang bising). Maka petugas kita akan membuat surat perbaikan kendaran pada supir atas kendaraan yang akan diuji. Dan waktu yang kami berikan untuk perbaiki kendaran tersebut satu minggu, dan apabila kendaraan tersebut sudah diperbaiki, maka supir dapat mendatangi lagi kantor UPT Pengujian kendaraan bermotor Dishub Mura,”. Terang Rasyid.

Perlu diketahui, UPT pengujian kendaraan bermotor Dishub Mura, sudah melakukan untuk mendapatkan Akreditasi, melalui, Dirjen Hubungan Darat, BPTD ( Balai Pengelola Transportasi Darat) wilayah 7 Sumsel/Babel. Dishub provinsi Sumsel, IPKBI (Ikatan Pengujian Kendaraan bermotor Indonesia.

“Semoga dalam waktu dekat UPT Pengujian kendaraan bermotor Dishub Mura, akan mendapatkan Akreditasi, baik di kementerian Perhubungan RI melalui Dirjen Hubungan Darat, BPTD wilayah 7 sumsel/Babel. Dishub Provinsi sumsel dan IPKBI, ” pungkas Rasyid.

Menurut Perda Mura no.9 tahun 2018, perubahan atas perda no.14 tahun 2011, tentang biaya Retribusi Pengujian kendaraan bermotor (PKB), pickup dikenakan biaya sebesar Rp. 84.000, dan untuk truck sebesar Rp. 99.000. Dijelaskan Kadishub Musirawas, Adi Winata, lanjutnya, setiap pengujian kendaraan bermotor bebas dari Pungli, dan KKN. Dan dalam pengujian kendaraan bermotor tersebut harus sesuai prosedur.

“Setiap kendaraan yang akan diuji semuanya bebas dari Pungli dan bebas dari KKN, dan semua petugas di sana bekerja harus sesuai prosedur yang ada,”. Tegas Adi Winata. (Yaser Fahmi).

Share this:

Related posts

Leave a Comment