Tarif Pulsa Ponsel Tertinggi Pengaruhi Tingkat Inflasi Kota Lubuklinggau

DATABICARA.COM, Lubuklinggau- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau telah merilis data inflasi d Kota Lubuklinggau bulan Juli 2018 lalu. Tercatat, komoditas tertinggi penyumbang inflasi, yakni tarif pulsa ponsel hingga mencapai 0,12 persen.

“Kalau komoditas yang harganya diatur pemerintah juga mempengaruhi inflasi, namun tidak signifikan, misalnya harga bensin dan rokok kretek yang hanya 0,06 persen. Sementara, yang juga cukup mempengaruhi yakni kelompok komponen harga bergejolak, misal daging ayam ras, cabe merah dan telur ayam ras,” jelas Kepala BPS Kota Lubuklinggau, Aldianda Maisal.

Secara umum, dijelaskan Aldianda bahwa pada bulan Juli 2018 Kota Lubuklinggau mengalami inflasi sebesar 0,23 persen.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sorong, sementara terendah di Kota Depok, Surabaya dan Banyuwangi. Kalau Deflasi tertinggi terjadi di Kota Ambon dan terendah di Kota Palembang,” bebernya. (Nata)

Share this:

Related posts

Leave a Comment