Terkait Pengadaan Matreal Listrik ,Hafis sebut ,beli sempel Memakai Uang Pribadi

DATABICARA.COM-MUSI RAWAS-Proyek pengadaan material jaringan listrik dan lampu jalan di wilayah Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, dengan nilai pagu anggran Rp 500.000.000, tahun anggaran 2018, Patut dicurigai, Rabu (14/11/2018).

Pasalnya, menurut informasi terpercaya dalam kegiatan tersebut diduga sudah menyalahi aturan, terkesan kegiatan tersebut pihak rekanan hanya untuk pelengkap berkas laporan saja, sebab oknum ASN yang berkepenten didalamnya telah melakukan pembelian alat-alat tersebut sebelum menerbitkan RAB kegiatan.

Saat dibincangi Kepala Dinas PU-CKTRP Kabupaten Musirawas Ristanto melalui Bidang Perencanaan M Hafids di ruang kerjanya, Selasa (13/11/2018) menjelaskan, semua kegiatan dalam suatu instansi khususnya bidang perencanaan tidak bisa memberikan keputusan.

Menurut Hafidz, dalam kegiatan pengadaan jika semua alat-alat tersebut pihak rekanan yang membelinya, aritnya pihaknya tidak mendapat apa-apa.

“Memang ada seperti itu, perlu diketahui, dalam RAB itu ada yang harus dibelanjakan sebelum keluar RAB, ” imbuhnya

“Terlalu Bodoh bagi kami kalau semua diberikan pada kontraktor, berarti itu menjadi hak kontraktor sepenuhnya, terus terang perencanaan itu tidak memutuskan segala hal”, tegasnya.

Ditambahkannya, dirinya hanya membeli alat untuk sampel saja, soal dikembalikan atau tidak dari pihak rekanan, itu bukan urusan.

“Kalau pun ada saya membeli hanya untuk sempel saja dan itupun memakai uang pribadi saya, kalau untuk kembalinya itu urusan saya dengan orang tertentu,” beber Hafids.

Sementara, PPTK kegiatan tersebut Agus Hilman saat diwawancarai dirinya mengakui kegiatan tersebut sudah berjalan berkisar 80 persen, terkait apa saja yang dibeli dirinya tidak paham sebab dirinya sedang diperjalanan.

“Kegiatan tersebut kurang lebih sekitar 80 persen lah, kalau soal data pembelian apa saja saya lupa karena saya tidak memegang data,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, setiap kegiatan pasti mengacu pada Juknis dan RAB, “Kalau belanja tanpa RAB ya gimana,” jelasnya bernada aneh melalui Handphone pribadinya.(Red)

Sumber penulis ,Andika Saputra

Share this:

Related posts

Leave a Comment