Unjukrasa, Heru Triono Akui Baru Terimah Edaran Pemkot

DATABICARA.COM, Lubuklinggau – Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, Unjukrasa. Selasa (21/05).

Selain menyeruduk Kantor Walikota Lubuklinggau Gabungan masyarakat tersebut menggelar Aksi serupa di depan Hotel Dafam Lubuklinggau, Akai tersebut sebagai bentuk tolak Hiburan malam pada bulan suci ramadhan 1440 H.

Mewakili Pemerintah Kota Lubuklingau melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau H Rahman Sani menjelaskan bahwa pihak Pemkot sejak jauh hari pihaknya sudah mengeluarkan surat himbauan terkait larangan membuka hiburan malam selama bulan suci ramadhan.

“Tentang hiburan malam yang berada di Kota Lubuklinggau, dari seminggu sebelum puasa Pemkot sudah memberi surat himbauan atau edaran ke Camat, Lurah yakni menutup hiburan malam selama bulan suci ramadhan,” Jelas Sekda dihadapan Masyarakat dan insan pers.

Tak hanya sampai disitu, Gabungan Masyarakat tersebut menggelar aksi yang sama di depan Hotel Dafam Kota Lubuklinggau, Dan langsung oleh Manager Cafe dan Karaoke Ibiza, Heru Triono mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima surat himbauan atau edaran dari Pemerintah Kota Lubuklinggau mengenai larangan membuka hiburan malam saat bulan puasa.

“Baru tadi malam kita menerima surat edaran dari Pemkot mengenai larangan tersebut, Jadi kita putuskan mulai hari ini musik di cafe bakal kita tutup selama bulan puasa,” katanya.

Sementara Rike, Ketua DPC GMNI Kota Lubuklingau, saat melakukan aksi di depan hotel Daffam, jika pihaknya telah melakukan sweeping, dan mempunyai bukti jika cafe dan karaoke Ibiza terus beroperasi saat malam, meskipun dibulan ramadhan.

“Kami tidak mengada-ada, selama beberapa malam terakhir kami melakukan sweeping kebeberapa tempat hiburan malam. Salah satunya Ibiza ini, dan kami juga memiliki bukti fhoto,” Tegasnya. (Ebied s).

Share this:

Related posts

Leave a Comment