YUSRIL oh YUSRIL

Oleh. : Ariful Amin

Keputusan Yusril Ihza Mahendra dengan bersedia sebagai Lawyer Jokowi-Makruf dengan seketika menjadi trending topik. Dikubu Prabowo Sandi ada kesan sangat berat melepas Yusril dan merelakan gabung dengan Jokowi Makruf. Jelas karena kubu yang cenderung di dukung ulama dan umat muslim tinggal PBB dan yusril yang belum menentukan arah dukungan dan diharap dapat lebih memperkuat dukungan ke prabowo sandi. Apalagi dengan terang benderang Yusril pernah menyampaikan lebih baik mendukung kotak kosong daripada dukung Jokowi.

Namun itulah politik yang penuh taktik hingga kadang-kadang juga intrik. Yang tidak disangka-sangka dapat saja terjadi. Seperti halnya contoh tiba-tiba AHY mencalonkan Gubernur DKI Jakarta meninggalkan karier militernya. Banyak hal tidak dapat dilihat dari yang tersurat namun harus memahami yang tersirat.

Bagi pendukung Jokowi Makruf keputusan Yusril juga membingungkan strategi dalam penyematan stigma ke kelompok pendukung Prabowo Sandi. Maklum saat ini kelompok pendukung Jokowi Makruf lagi getol membuat stigma ormas yang dianggap terlarang bagi mereka, akibat uu ormas dengan mencabut izin HTI sebagai pendukung Prabowo Sandi. Upaya tersebut sebagai contoh dengan Tagar prabowo bersama HTI.

Dengan Yusril menjadi lawyer Jokowi Makruf stigma tersebut berbalik ke arah Jokowi Makruf. Sebab memang Yusril sebagai salah satu representasi HTI dan selama ini menjadi pejuang yang membela HTI. #jokowibersamapengacarahti tak ayal menjadi trending topik. Strategi pendukung jokowi seketika kocar kacir, yang pertama Jokowi memilih Kyai Makruf yang kedua masuknya Yusril.

Keputusan Yusril menjadi lawyer 01 pasti dengan perhitungan yang matang. Yusril sadar keputusan tersebut tidak serta merta membawa gerbong dukungan. Partai Bulan Bintang tetap mendukung prabowo sandi, dan dibilik suara bisa jadi Yusril pun tetap memilih Prabowo Sandi.

Yusril memang perlu masuk ke dapur Jokowi Makruf, apalagi dengan info disinyalir adanya 31 juta pemilih yang masuk ke KPU dari kementrian. Yusril menjadi sangat penting dan perlu masuk ke dapur agar barang disinyalir haram itu tidak diolah menjadi makanan masak yang halal. Komunikasi yang intens antara Yusril dan HRS sebelum Yusril menerima sebagai Lawyer Jokowi Makruf salah satu indikasi tetsebut. Apalagi Yusril sebagai Lawyer Jokowi Makruf tidak dibayar, artinya Yusril masih menjaga independenya walau sebagai lawyer.

Bagi Prabowo-sandi ini salah satu strategi bydesain dalam rangka pengamanan dan menjadi kuda troya berikutnya yang disusupkan ke jantung pertahanan lawan. Bagi Jokowi Makruf ini justru kemunduran bukan keberhasilan meloby yusril, karena yang di dapat hanya yusril tanpa gerbong pendukungnya.(**)

**)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi databicara.com

Share this:

Related posts

Leave a Comment